Demo Tirto / Temuan

Temuan dari demo

Perilaku yang ditemukan saat menjalankan semua alur modul. Prioritas adalah usulan; item bertanda "perlu diputuskan" menunggu keputusan produk. Status tiap item disimpan di browser ini saja.

#1

Unit in-transit tampil "Tersedia" dan bisa dipindah atau dibooking

Tinggi
Kemungkinan bug atau celahModul: Motor / BookingRole: Admin PDI, Kepala Cabang, SPV

Cara melihatnya

  1. Input Drop Order tanpa Scan Kedatangan (unit masih Intransit, belum punya no rangka dan no mesin).
  2. Buka Motor → Stok Motor.
  3. Baris unit tanpa no rangka/mesin berstatus Tersedia, punya tombol Pindah Cabang / Pindah Lokasi, dan muncul di pilihan unit Booking.

Sekarang

Unit yang fisiknya belum datang dihitung sebagai stok Tersedia di rekap, bisa dipindahkan, dan bisa dibooking ("tanpa no rangka").

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Unit Intransit tidak ikut stok Tersedia, atau tampil dengan status tersendiri dan tidak bisa dipindah / dibooking sebelum datang. Perlu keputusan: apakah booking unit Intransit memang dikehendaki (untuk indent), atau hanya setelah Scan Kedatangan.

Sumber: motor.md, booking.md

Stok Motor: baris tanpa no rangka berstatus Tersedia
Stok Motor: baris tanpa no rangka berstatus Tersedia
Pilihan unit Booking memuat unit tanpa no rangka
Pilihan unit Booking memuat unit tanpa no rangka
#2

Kawil tidak punya akses Nota Sekunder dan Laporan CRM

Tinggi
Kemungkinan bug atau celahModul: Nota Sekunder / Laporan CRMRole: Kawil

Cara melihatnya

  1. Login sebagai Kawil (Bambang Sutrisno).
  2. Menu Nota Sekunder tidak ada; ketik /nota-sekunder → "Tidak diizinkan" (API 403).
  3. Ketik /laporan-crm → "Tidak diizinkan". Hanya Laporan KPI Sales yang terbuka.

Sekarang

Fitur nota_sekunder dan crm tidak memuat Kawil. Panduan R1 menyebut Kawil read-only pada Laporan Nota; yang terkonfirmasi benar hanya Laporan KPI Sales dan tujuh Laporan Nota.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: apakah Kawil seharusnya read-only (daftar dan riwayat cetak Nota Sekunder, Laporan CRM) seperti pada Laporan Nota. Bila ya, tambahkan Kawil ke fitur terkait; bila tidak, perbaiki panduan.

Sumber: nota-sekunder.md, laporan-crm.md

Kawil: Nota Sekunder ditolak
Kawil: Nota Sekunder ditolak
Kawil: Laporan CRM ditolak
Kawil: Laporan CRM ditolak
#3

Daftar Drop Order bisa dibuka lewat URL oleh role tanpa hak

Sedang
Kemungkinan bug atau celahModul: Drop OrderRole: Sales, Admin H1, Kawil

Cara melihatnya

  1. Login sebagai Sales, Admin H1, atau Kawil (menu Input Drop Order tidak ada).
  2. Ketik /drop-order di address bar.
  3. Daftar DO tampil lengkap (read-only); form /drop-order/new ditolak.

Sekarang

Endpoint dan halaman daftar tidak dibatasi fitur input_drop_order; hanya aksi tulis yang disembunyikan atau ditolak. Panduan R1 menulis alamat manual "tetap ditolak".

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: daftar DO memang boleh dibaca semua role (ubah panduan), atau dibatasi seperti menu (ubah guard).

Sumber: drop-order.md

Sales melihat daftar DO
Sales melihat daftar DO
Admin H1 melihat daftar DO
Admin H1 melihat daftar DO
Kawil melihat daftar DO
Kawil melihat daftar DO
#4

Dialog Pindah Lokasi menyimpan pesan error lama

Rendah
Kemungkinan bug atau celahModul: MotorRole: SPV (dan role yang boleh Pindah Lokasi)

Cara melihatnya

  1. Stok Motor → Pindah Lokasi pada satu unit.
  2. Isi lokasi yang sama dengan lokasi sekarang → Simpan → "Lokasi tidak berubah".
  3. Ketik lokasi baru tanpa menutup dialog: pesan lama masih tampil.

Sekarang

Pesan error tetap tampil sampai submit berikutnya atau dialog ditutup.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Pesan hilang saat isian berubah.

Sumber: motor.md

Lokasi sama ditolak
Lokasi sama ditolak
Dialog setelah penolakan
Dialog setelah penolakan
#5

Tidak ada pratinjau no kontrak di form Transaksi

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: TransaksiRole: Sales, Admin H1

Cara melihatnya

  1. Nota → Transaksi → buat transaksi baru.
  2. Form hanya menulis "No kontrak ... diisi otomatis".
  3. Nomor baru terlihat setelah simpan; urutannya per cabang per tahun lintas tipe (KDS pertama bisa 0004).

Sekarang

Tidak ada pratinjau. Plan sprint menyebut "Preview no_kontrak sebelum simpan".

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: tambah pratinjau (rawan berubah bila ada transaksi lain yang simpan lebih dulu), atau hapus item pratinjau dari rencana. Urutan lintas tipe perlu dikonfirmasi sebagai disengaja.

Sumber: transaksi.md

Form transaksi cash
Form transaksi cash
No kontrak baru terlihat setelah simpan
No kontrak baru terlihat setelah simpan
#6

Import indent real wajib pelanggan_nama, tapi teks bantuan tidak menyebutnya

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: Indent UnitRole: Admin H1, Kepala Cabang, ADH

Cara melihatnya

  1. Indent Unit → Import, unggah CSV baris jenis real tanpa kolom pelanggan_nama.
  2. Preview menolak baris itu.
  3. Teks bantuan halaman hanya menyebut no_indent, tgl_indent, jenis, kode_unit, kode_warna.

Sekarang

pelanggan_nama wajib untuk baris real baru (dipakai mencocokkan pelanggan); pertanyaan ini belum dijawab klien.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: tetap wajib (lalu tambahkan ke teks bantuan dan petunjuk template), atau cukup no telp.

Sumber: indent-unit.md, import-indent-do.md

Halaman import: teks bantuan
Halaman import: teks bantuan
Preview menolak baris real tanpa pelanggan_nama
Preview menolak baris real tanpa pelanggan_nama
#7

Transaksi dari indent berlabel "Booked" padahal belum ada unit

Rendah
Tidak sesuai harapanModul: TransaksiRole: Admin H1, ADH, Kepala Cabang

Cara melihatnya

  1. Buat Indent Real (transaksi ikut terbentuk, belum ada unit).
  2. Buka detail transaksinya: badge status "Booked".

Sekarang

Status booked dipakai juga untuk transaksi tanpa unit.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Label tersendiri (mis. "Menunggu unit") pada tampilan, tanpa mengubah enum status.

Sumber: indent-unit.md, transaksi.md

Detail transaksi dari indent: Booked
Detail transaksi dari indent: Booked
#8

Kolom "Oleh" di Booking adalah pembuat, bukan pembatal

Rendah
Tidak sesuai harapanModul: BookingRole: SPV, Kepala Cabang

Cara melihatnya

  1. Admin PDI membuat booking; SPV membatalkannya.
  2. Daftar Booking: status Dibatalkan, kolom Oleh tetap nama pembuat.

Sekarang

Siapa yang membatalkan tidak terlihat di daftar.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Kolom "Dibatalkan oleh" atau jejaknya di Log Perubahan.

Sumber: booking.md

Setelah SPV membatalkan: Oleh = pembuat
Setelah SPV membatalkan: Oleh = pembuat
#9

"Retur" hanya label pada dialog Pindah Cabang

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: MotorRole: Kepala Cabang, Kawil

Cara melihatnya

  1. Stok Motor → Pindah Cabang.
  2. Pilih Jenis Retur dan cabang tujuan mana pun (tidak harus cabang asal).
  3. Setelah Transfer, Kepala Cabang asal kehilangan akses unit, sehingga Retur harus lewat Kawil.

Sekarang

Retur tidak dibatasi ke cabang asal dan tidak terhubung ke transfer sebelumnya.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: retur otomatis ke cabang asal transfer terakhir, atau tetap bebas dan hanya pencatatan.

Sumber: motor.md

Dialog Pindah Cabang: Transfer / Retur
Dialog Pindah Cabang: Transfer / Retur
Kawil memilih Retur
Kawil memilih Retur
#10

SPV tidak boleh membatalkan nota, padahal FDS 5.1 menyebut boleh

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: Nota CetakRole: SPV

Cara melihatnya

  1. Detail transaksi → nota approve.
  2. SPV tidak punya tombol Batalkan; API 403.

Sekarang

Matriks 5.2 (fitur cancel_nota_cetak) hanya Kepala Cabang dan ADH. Catatan sudah ada di feature-access.ts. Bagian ini berasal dari kode dan dokumen, bukan dari tangkapan layar.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: ikuti matriks 5.2 (tetap) atau 5.1 (tambah SPV).

Sumber: nota-cetak.md, feature-access.ts

SPV: daftar nota tanpa tombol Batalkan
SPV: daftar nota tanpa tombol Batalkan
#11

Pesan penolakan memakai nama field mentah dan angka tanpa format

Rendah
TampilanModul: Nota Sekunder / Laporan NotaRole: Admin H1, ADH

Cara melihatnya

  1. Nota Sekunder: referensi transaksi dengan nominal lebih besar dari sisa.
  2. Muncul nominal (40000000) melebihi sisa pengembalian_piutang_sementara (31500000).
  3. Serupa: tgl_macet tidak boleh sebelum jatuh tempo (2026-11-05) pada jadwal KDS.
  4. Insentif PIC: melebihi sisa bayar_titipan_pic (350000).

Sekarang

Pesan server tampil apa adanya; Nota Cetak sudah memeriksa dan memformat di klien ("Jumlah melebihi sisa saldo (Rp 1.000.000)").

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Format rupiah dan label manusiawi; periksa batas sisa di klien seperti Nota Cetak.

Sumber: nota-sekunder.md, laporan-nota.md

Nota Sekunder: pesan mentah
Nota Sekunder: pesan mentah
KDS: tgl_macet mentah
KDS: tgl_macet mentah
Insentif PIC: pesan mentah
Insentif PIC: pesan mentah
#12

Tabel lebar terpotong di 1680 px

Rendah
TampilanModul: Nota Cetak, Nota Sekunder, PS Harian, Piutang Angsuran, Stok, IndentRole: Semua

Cara melihatnya

  1. Buka daftar nota di detail transaksi, daftar Nota Sekunder, PS Harian, Piutang Angsuran, Stok Motor, atau Indent Unit.
  2. Kolom aksi dan kolom kanan hanya terlihat setelah tabel digeser.
  3. Role hanya-baca pun kehilangan tombol Cetak di kanan.

Sekarang

Tabel lebih lebar dari kolom isi.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Kolom aksi sticky di kanan, atau kolom dipadatkan.

Sumber: nota-cetak.md, nota-sekunder.md, laporan-nota.md, motor.md, indent-unit.md

Nota Sekunder terpotong
Nota Sekunder terpotong
Setelah digeser
Setelah digeser
Piutang Angsuran terpotong
Piutang Angsuran terpotong
#13

Halaman "Tidak diizinkan" masih menyorot grup Master di sidebar

Rendah
TampilanModul: UmumRole: Role yang ditolak (Sales, SPV, Kawil)

Cara melihatnya

  1. Ketik alamat halaman yang tidak boleh dibuka role.
  2. "Tidak diizinkan" tampil, sidebar menyorot grup Master (Cabang, Finco, ...), bahkan Kawil melihat Sub Label Nota.

Sekarang

Grup aktif dipilih dari fallback, bukan dari rute yang ditolak.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Sidebar netral, atau tombol kembali ke beranda role.

Sumber: laporan-nota.md, transaksi.md

Sales: Tidak diizinkan
Sales: Tidak diizinkan
SPV: Tidak diizinkan
SPV: Tidak diizinkan
#14

Laporan KPI Sales dan "Per penginput" tidak cocok

Sedang
TampilanModul: Laporan CRMRole: Kepala Cabang, Admin H1

Cara melihatnya

  1. Admin H1 menginput pelanggan.
  2. Laporan CRM → tabel Per penginput memuat Admin H1.
  3. Laporan KPI Sales hanya memuat role Sales; jumlah pelanggan kedua laporan berbeda.

Sekarang

Per penginput = siapa pun yang menginput; KPI Sales = hanya role Sales.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: samakan definisinya, atau beri catatan di layar bahwa KPI hanya untuk Sales.

Sumber: laporan-crm.md

Laporan CRM: Per penginput
Laporan CRM: Per penginput
Laporan KPI Sales
Laporan KPI Sales
#15

Kolom "Finance Company" di Hutang Titipan KSM berisi nama akun sales

Sedang
Kemungkinan bug atau celahModul: Laporan NotaRole: Kepala Cabang, ADH

Cara melihatnya

  1. Nota → Hutang Titipan KSM, pilih sales KSM yang punya transaksi dengan hutang titipan PIC.
  2. Kolom "Finance Company" menampilkan nama akun sales (mis. Budi Santoso), bukan nama finco.
  3. Hal yang sama muncul di tampilan cetak.

Sekarang

Kolom memakai nama sales/akun mitra, bukan finco dari transaksi.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Sesuai FDS 4.4.14: isi kolom dengan finco transaksi, atau ubah judul kolom bila memang akun mitra.

Sumber: laporan-nota.md

Hutang Titipan KSM
Hutang Titipan KSM
Tampilan cetak
Tampilan cetak
#16

Judul kertas cetak berbeda dari judul di layar

Rendah
TampilanModul: Laporan NotaRole: Kepala Cabang

Cara melihatnya

  1. Klaim SCP MPM → Cetak: kertas berjudul "Laporan Piutang Sementara Klaim MPM".
  2. Hutang Titipan KSM → Cetak: "Laporan Hutang Titipan (Jalur Penjualan KSM)".

Sekarang

Judul cetak memakai judul FDS, judul layar memakai nama menu.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: samakan, atau biarkan karena kertas mengikuti nama dokumen FDS.

Sumber: laporan-nota.md

Klaim SCP tercetak
Klaim SCP tercetak
KSM tercetak
KSM tercetak
#17

Transaksi Terkirim masih bisa diedit lewat form Lengkapi

Tinggi
Kemungkinan bug atau celahModul: TransaksiRole: Kepala Cabang

Cara melihatnya

  1. Buat transaksi dengan Nota Surat Jalan approve (status Terkirim).
  2. Buka detailnya sebagai Kepala Cabang.
  3. Tombol Batalkan nonaktif ("batalkan Nota Surat Jalan dulu"), tetapi form Lengkapi masih terbuka dengan tombol Simpan aktif.

Sekarang

Harga dan field lanjutan masih bisa diubah setelah unit terkirim.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: kunci form (atau field harga) setelah Terkirim, atau izinkan koreksi dan catat di log.

Sumber: transaksi.md

Detail Terkirim: form masih aktif
Detail Terkirim: form masih aktif
#18

Transaksi batal masih menampilkan tombol "Generate nota"

Sedang
Kemungkinan bug atau celahModul: TransaksiRole: Superadmin

Cara melihatnya

  1. Batalkan sebuah transaksi (SPV, Kawil, atau Superadmin).
  2. Detail transaksi: status Batal, form terkunci, tetapi tombol Generate nota tetap tampil.
  3. Keterangannya hanya menyebut nota pengembalian pesanan yang boleh; tombol belum diuji sampai klik.

Sekarang

Tombol tampil untuk transaksi batal.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Sembunyikan atau batasi pilihan jenis ke Pengembalian Pesanan saja, dan uji efeknya.

Sumber: transaksi.md

Transaksi batal dengan tombol Generate nota
Transaksi batal dengan tombol Generate nota
#19

Unit tetap "Booked" setelah booking Selesai

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: Booking / MotorRole: Admin PDI

Cara melihatnya

  1. Buat transaksi dari booking sehingga booking berstatus Selesai.
  2. Stok Motor: unit tetap Booked.

Sekarang

Status Terjual baru mungkin terjadi saat Nota Surat Jalan; belum diverifikasi di layar.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu konfirmasi: Terjual memang dipicu Surat Jalan (dokumentasikan), atau saat transaksi dibuat.

Sumber: booking.md

Booking Selesai
Booking Selesai
Stok: unit Booked
Stok: unit Booked
#20

Form terkunci menampilkan nilai yang tidak tersimpan

Rendah
Kemungkinan bug atau celahModul: Nota SekunderRole: Admin H1

Cara melihatnya

  1. Buka ubah Nota Sekunder; di tab lain nota itu dicetak.
  2. Ubah Nominal jadi Rp 88.000 → Simpan ditolak.
  3. Form terkunci tetap menampilkan Rp 88.000 padahal tersimpan Rp 77.000.

Sekarang

Layar menampilkan ketikan, bukan nilai server.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Muat ulang nilai dari server saat form terkunci.

Sumber: nota-sekunder.md

Simpan ditolak, nilai ketikan tampil
Simpan ditolak, nilai ketikan tampil
#21

Hak Request Unit dan Riwayat Lokasi tidak sejajar

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: MotorRole: Admin H1, SPV, Sales, Admin PDI

Cara melihatnya

  1. Admin H1: Riwayat Lokasi boleh, Request Unit ditolak.
  2. SPV: Request Unit boleh, Riwayat Lokasi ditolak.
  3. Sales dan Admin PDI ditolak di keduanya.

Sekarang

Dua halaman memakai fitur berbeda (lihat_log_perubahan vs request_unit).

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: apakah pembagian ini memang disengaja menurut matriks 5.2.

Sumber: motor.md

Admin H1: Request Unit ditolak
Admin H1: Request Unit ditolak
Admin H1: Riwayat Lokasi boleh
Admin H1: Riwayat Lokasi boleh
SPV: Riwayat Lokasi ditolak
SPV: Riwayat Lokasi ditolak
#22

Kawil dan Superadmin membatalkan transaksi tanpa konfirmasi tambahan

Sedang
Tidak sesuai harapanModul: TransaksiRole: Kawil, Superadmin

Cara melihatnya

  1. Detail transaksi → Batalkan transaksi → konfirmasi.
  2. Status jadi Batal dan form terkunci, tanpa pesan lanjutan di tangkapan layar.

Sekarang

Sesuai matriks 4.4.2 (Kepala Cabang, Kawil, Superadmin, SPV, ADH), tetapi Kawil biasanya memantau, bukan operasi.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu konfirmasi bahwa Kawil memang boleh membatalkan.

Sumber: transaksi.md

Kawil: konfirmasi batal
Kawil: konfirmasi batal
Kawil: hasil
Kawil: hasil
#23

Nota SCP tercetak "Terima Dari : MPM" tanpa alamat; Surat Jalan tercetak dua lembar identik

Rendah
TampilanModul: Nota CetakRole: Admin H1

Cara melihatnya

  1. Detail transaksi → Cetak Nota SCP: Alamat kosong.
  2. Cetak Surat Jalan: dua lembar identik pada satu cetakan.

Sekarang

Template memakai teks tetap tanpa alamat; Surat Jalan memang dua rangkap.

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Perlu keputusan: dua lembar Surat Jalan disengaja (rangkap), dan alamat MPM diisi atau disembunyikan.

Sumber: nota-cetak.md

Nota SCP
Nota SCP
Surat Jalan
Surat Jalan
#25

Dialog Mulai BBN menawarkan transaksi yang sudah punya BBN

Rendah
Tidak sesuai harapanModul: BBNRole: Kepala Cabang, ADH, Superadmin

Cara melihatnya

  1. Proses BBN → Mulai BBN.
  2. Pilihan Transaksi memuat semua transaksi terkirim, termasuk yang sudah punya BBN.
  3. Pilih transaksi itu → Mulai BBN → ditolak "Transaksi sudah memiliki proses BBN".

Sekarang

Daftar pilihan diambil dari GET /transaksi?status=terkirim tanpa menyaring transaksi yang sudah punya BBN; penolakan baru datang dari server (409).

Yang diharapkan / perlu diputuskan

Pilihan hanya memuat transaksi terkirim yang belum punya BBN, atau menandainya "sudah ada BBN" dengan tautan ke BBN-nya.

Sumber: bbn.md

Pilihan memuat E2E-A/2026/kredit/0002 yang sudah punya BBN
Pilihan memuat E2E-A/2026/kredit/0002 yang sudah punya BBN
Ditolak setelah ditekan
Ditolak setelah ditekan