Demo — BBN

Panduan demo per alur untuk modul BBN: melacak dokumen balik nama setiap transaksi yang sudah terkirim, dari isi nama, faktur, cetak buser, plat dan STNK, sampai BPKB, dengan Tanda Terima tiap kali STNK atau BPKB diserahkan ke pelanggan, ditambah Laporan Isi Nama BBN. Modul ini tidak menyentuh uang; nota BBN tetap di modul Nota.

Semua gambar diambil dari build develop (kode BBN belum di-commit) yang berjalan dengan data uji (database terpisah, satu akun per role, cabang Cabang E2E A dan Cabang E2E B).

Cara membaca gambar

Akun yang dipakai

RoleNamaUsernameDipakai di alur
Kepala CabangDewi Lestarie2e_kepala_cabang1, 2, 3, 4, 9
ADHSri Wahyunie2e_adh5
KawilBambang Sutrisnoe2e_kawil6, 8
Admin H1Rina Marlinae2e_admin_h16
SalesBudi Santosoe2e_sales7

Password semua akun uji sama. Superadmin punya hak yang sama dengan Kepala Cabang dan ADH, di semua cabang.

Data awal disiapkan lewat API: empat transaksi tunai/kredit yang Nota Surat Jalan-nya sudah terbit (status Terkirim), satu transaksi yang belum (E2E-A/2026/tunai/0004), satu BBN lama E2E-A/2026/kredit/0002 (Approved, plat H 4521 AKB) dan satu BBN di Cabang E2E B (E2E-B/2026/tunai/0001, Pending).

Siapa boleh apa

KegiatanRole
Mulai BBN, ubah tahap, Serahkan STNK / BPKBSuperadmin, Kepala Cabang, ADH
Melihat Proses BBN, detail BBN, Tanda Terima, Laporan Isi Nama (read-only)Kawil, Admin H1
Menu BBN di sidebarSuperadmin, Kawil, Kepala Cabang, Admin H1, ADH
Tidak ada akses ("Tidak diizinkan")Sales, SPV, Admin PDI (di demo dicoba Sales)

Kepala Cabang, ADH, dan Admin H1 hanya melihat BBN cabangnya sendiri; Kawil melihat semua cabang tugasnya dan mendapat kolom serta filter Cabang.

Alur satu halaman

Transaksi Terkirim (Nota Surat Jalan terbit)
   -> Mulai BBN: Tgl Isi Nama, status otomatis Pending
   -> Status Isi Nama: Pending / Approved / Rejected (Rejected boleh kembali ke Pending)
   -> Tgl Faktur Jadi, Tgl Cetak Buser
   -> Plat Nomor + Tgl Jadi STNK  -> Serahkan STNK (Sebagian ..., lalu Lengkap) -> Tanda Terima
   -> No BPKB + Tgl BPKB Jadi     -> Serahkan BPKB (sekali)                      -> Tanda Terima
Laporan Isi Nama BBN: satu baris per BBN
Selama BBN ada, Nota Surat Jalan transaksinya tidak bisa dibatalkan.

1. Mulai BBN

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

  1. Buka BBN → Proses BBN. Daftar memuat Tgl Isi Nama, No Kontrak, Nama, Type, Plat Nomor, Status Isi Nama, STNK, dan BPKB. Saring dengan pencarian no kontrak atau nama, dan status.
Daftar Proses BBN
Daftar Proses BBN
  1. Tekan Mulai BBN. Pilihan Transaksi hanya memuat transaksi yang sudah terkirim; E2E-A/2026/tunai/0004 (Surat Jalan belum terbit) tidak muncul. Kotak Cari no kontrak menyaring pilihan.
Pilihan transaksi
Pilihan transaksi
  1. Pilih E2E-A/2026/tunai/0001 — Slamet Riyadi, isi Tgl Isi Nama (07/10/2026) dan Keterangan "Berkas KTP dan KK diterima", tekan Mulai BBN.
Dialog Mulai BBN terisi
Dialog Mulai BBN terisi
  1. Halaman detail BBN langsung terbuka: status Pending, ringkasan nama, type, nomor mesin / rangka, cabang, tipe pembayaran. Tombol Serahkan STNK dan Serahkan BPKB masih mati beserta alasannya.
Detail BBN baru
Detail BBN baru

2. Ditolak: satu BBN per transaksi

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

Transaksi yang sudah punya BBN tetap muncul di pilihan. Bila dipilih (E2E-A/2026/kredit/0002) dan ditekan Mulai BBN, dialog menolak dengan pesan Transaksi sudah memiliki proses BBN.

Mulai BBN untuk transaksi yang sudah punya BBN
Mulai BBN untuk transaksi yang sudah punya BBN

3. Tahap isi nama: ditolak, diajukan ulang, lalu jadi

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

  1. Di bagian Isi Nama & Dokumen, ubah Status Isi Nama menjadi Rejected dan tulis alasannya di Keterangan Isi Nama ("NIK di KTP tidak sama dengan KK"). Tekan Simpan; label status berubah merah.
Isi nama Rejected
Isi nama Rejected
  1. Ajukan ulang: Tgl Isi Nama diganti tanggal baru (11/10/2026), status kembali Pending, keterangan "Diajukan ulang dengan KK baru". Simpan.
Diajukan ulang
Diajukan ulang
  1. Setelah disetujui: status Approved, isi Tgl Faktur Jadi, Tgl Cetak Buser, Plat Nomor (H 3187 ATG), dan Tgl Jadi STNK. Setelah Simpan, Serahkan STNK aktif; BPKB masih menunggu No BPKB dan Tgl BPKB Jadi.
Approved dan STNK jadi
Approved dan STNK jadi

4. Serahkan STNK: sebagian, lalu lengkap

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

  1. Tekan Serahkan STNK. Isi Tanggal dan pilih Penyerahan: Sebagian atau Lengkap.
  2. Pilihan Sebagian memunculkan Keterangan, wajib diisi; tanpa keterangan dialog menolak.
Sebagian tanpa keterangan
Sebagian tanpa keterangan
  1. Isi "STNK asli diserahkan, TNKB menyusul" dan tekan Serahkan. Halaman Tanda Terima STNK langsung terbuka: nama cabang, No Kontrak, Nama, Alamat, No HP, Type, No Mesin, No Rangka, Plat Nomor, Keterangan, Tanggal serah terima, dan kolom tanda tangan Yang Menyerahkan / Yang Menerima (nama pelanggan). Cetak membuka dialog cetak browser; Kembali ke detail BBN.
Tanda Terima STNK sebagian
Tanda Terima STNK sebagian
  1. Kembali ke detail BBN, tekan Serahkan STNK lagi dan pilih Lengkap. Tanda terima kedua terbuka, tanpa baris Keterangan.
Tanda Terima STNK lengkap
Tanda Terima STNK lengkap
  1. Di detail BBN status STNK menjadi Lengkap, tombol mati dengan alasan "STNK sudah diserahkan lengkap.", dan tabel memuat dua tanda terima STNK, masing-masing dengan tombol Cetak.
STNK lengkap
STNK lengkap

5. BPKB dan cetak ulang

Role: ADH (Sri Wahyuni)

  1. Pada BBN yang sama isi No BPKB (Q-07718325) dan Tgl BPKB Jadi, tekan Simpan. Serahkan BPKB aktif.
  2. Tekan Serahkan BPKB, isi Tanggal (tanpa pilihan sebagian), tekan Serahkan. Tanda Terima BPKB terbuka, dengan baris No BPKB.
Tanda Terima BPKB
Tanda Terima BPKB
  1. Di detail BBN, BPKB Sudah diambil, tombol mati ("BPKB sudah diserahkan."), tabel memuat tiga tanda terima.
BPKB diserahkan
BPKB diserahkan
  1. Untuk cetak ulang, tekan Cetak pada baris tanda terima mana pun; tanda terima yang sama terbuka lagi (di sini STNK sebagian).
Cetak ulang dari tabel
Cetak ulang dari tabel

6. Kawil dan Admin H1: hanya melihat

Role: Kawil (Bambang Sutrisno), Admin H1 (Rina Marlina)

Kawil melihat BBN semua cabang tugasnya, dengan kolom dan filter Cabang; tidak ada tombol Mulai BBN.

Kawil: daftar BBN
Kawil: daftar BBN

Di detail BBN semua kolom terkunci, tanpa Simpan dan tanpa tombol Serahkan. Tombol Cetak pada tanda terima tetap ada, jadi Kawil dan Admin H1 bisa mencetak ulang.

Kawil: detail read-only
Kawil: detail read-only

Admin H1 punya menu BBN dan melihat BBN cabangnya sendiri, juga tanpa Mulai BBN.

Admin H1: daftar BBN
Admin H1: daftar BBN

7. Role tanpa akses

Role: Sales (Budi Santoso)

Menu BBN tidak ada di sidebar. Bila /bbn diketik manual, halaman menolak dengan Tidak diizinkan.

Sales ditolak
Sales ditolak

8. Laporan Isi Nama BBN

Role: Kawil (Bambang Sutrisno); read-only

  1. Buka BBN → Laporan Isi Nama. Satu baris per BBN, isi nama terbaru di atas.
  2. Filter: Tgl isi nama dari / Sampai, status (Semua, Pending, Approved, Rejected), pencarian no kontrak atau nama, dan Cabang (khusus role multi-cabang). Di demo: dari 04/10/2026, hasilnya Total 2 unit dari Cabang E2E A dan B; BBN kredit dengan tgl isi nama 29/09 tidak masuk.
  3. Kolom kiri: Tgl Isi Nama, Status, No Kontrak, Nama, Type, Nosin, Kecamatan, Asal Unit (kode cabang dari no kontrak), No HP, Sales, Tunai/Kredit (TUNAI atau nama finco).
Laporan Isi Nama
Laporan Isi Nama
  1. Tabel lebih lebar dari layar; geser ke kanan untuk Tgl Faktur Jadi, Tgl Cetak Buser, Plat Nomor, Tgl Jadi STNK, Sudah Diambil, Tgl STNK Diambil, Keterangan STNK, No BPKB, Tgl BPKB Jadi, Tgl BPKB Diambil, dan Cabang. Halaman sendiri tidak ikut melebar. Tombol Cetak di kanan atas mencetak laporan.
Laporan Isi Nama, kolom kanan
Laporan Isi Nama, kolom kanan

9. Nota Surat Jalan tidak bisa dibatalkan setelah BBN dibuka

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

  1. Buka transaksi E2E-A/2026/tunai/0001 (punya BBN) di Nota → Transaksi.
  2. Di Nota Cetak, tekan Batalkan pada baris Surat Jalan lalu konfirmasi Batalkan nota.
  3. Ditolak dengan pesan Transaksi sudah memiliki proses BBN; Surat Jalan tetap Approve dan transaksi tetap Terkirim. Tombol Batalkan transaksi mati; petunjuk di bawahnya berbunyi "Sudah terkirim — batalkan Nota Surat Jalan dulu (tidak bisa bila proses BBN sudah dimulai)."
Batalkan Surat Jalan ditolak
Batalkan Surat Jalan ditolak

Temuan