Demo Tirto / Nota Sekunder

Demo — Nota Sekunder

Panduan demo per alur untuk modul Nota Sekunder (Nota → Nota Sekunder). Nota Sekunder mencatat kas masuk (BKM) dan kas keluar (BKK) di luar Nota Cetak: penerimaan atau pengeluaran lain-lain, pelunasan piutang/hutang sementara, angsuran piutang karyawan. Beberapa nota dipilih lalu dicetak gabungan pada satu lembar; lembar itu tersimpan di riwayat dan bisa dicetak ulang. Setiap alur menyebut siapa yang mengerjakan (role), langkahnya, dan tangkapan layar.

Semua gambar diambil dari build develop yang berjalan dengan data uji (database terpisah, satu akun per role, cabang Cabang E2E A).

Cara membaca gambar

Akun yang dipakai

RoleNamaUsernameDipakai di alur
Admin H1Rina Marlinae2e_admin_h11, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
ADHSri Wahyunie2e_adh9
Kepala CabangDewi Lestarie2e_kepala_cabang9
SalesBudi Santosoe2e_sales9
Admin PDIAgus Salime2e_admin_pdi9
SPVYusuf Hidayate2e_spv9
KawilBambang Sutrisnoe2e_kawil9

Password semua akun uji sama. Sebelum demo disiapkan lewat API: sub label Biaya ATK dan Transport Karyawan, satu transaksi kredit (Piutang Sementara Rp 31.500.000), satu Piutang Karyawan (Joko Susilo, Rp 2.500.000), satu HS Leasing (Rp 5.000.000), satu HS Lebih Cair (Rp 750.000), dan tiga nota riwayat.

Siapa boleh apa

KegiatanRole
Menu Nota Sekunder, catat, ubah, hapus, cetak gabungan, riwayat cetakSuperadmin, Kepala Cabang, Admin H1, ADH
Kelola master Sub Label NotaSuperadmin, Kawil, Kepala Cabang, ADH
Admin PDI, Sales, SPV, Kawiltidak ada akses (halaman ditolak, API 403)

Superadmin membaca semua cabang dan wajib memilih Cabang pada nota baru; role lain mencatat di cabangnya sendiri.

Alur satu halaman

Nota Sekunder baru (BKM / BKK, label, sub label, referensi)
        |
        v
 Daftar Nota Sekunder (filter) -- centang beberapa -- Cetak gabungan
        |                                   |
   Ubah / Hapus (belum dicetak)             v
                              Lembar cetak  ->  Riwayat cetak -> Buka = cetak ulang
                              (nota terkunci)

1. Mencatat nota BKM

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

  1. Buka Nota → Nota Sekunder. Daftar memuat nota yang ada dengan status Belum dicetak; tombol Nota baru dan Riwayat cetak di kanan atas.
  2. Tekan Nota baru. Form: Tanggal (tidak boleh lewat hari ini), Nama, Kategori Kas, Label, Sub Label, Keterangan, Nominal, Pembayaran Via.
  3. Label bergantung pada Kategori Kas. Untuk BKM: Penjualan, Kredit Uang Muka, Angsuran Piutang, Hutang Sementara, Pengembalian Piutang Sementara, Pengembalian Piutang Sementara TAC, Titipan BBN/HER, Penerimaan Lain-lain.
  4. Contoh: Nama Toko Aksesoris Maju, Label Penerimaan Lain-lain, Sub Label Biaya ATK (dari master Sub Label Nota), Nominal Rp 1.200.000, via Tunai.
  5. Tekan Simpan; kembali ke daftar, nota baru berstatus Belum dicetak.
Daftar Nota Sekunder
Daftar Nota Sekunder
Form kosong
Form kosong
Label untuk BKM
Label untuk BKM
Form BKM terisi
Form BKM terisi
Daftar setelah simpan
Daftar setelah simpan

2. Mencatat nota BKK

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

  1. Pada form baru, ganti Kategori Kas ke BKK. Pilihan Label berganti: Angsuran Hutang, Bayar BBN, Pengembalian Hutang Sementara, Pembiayaan Piutang Sementara, Lain-lain, Bayar Unit Kendaraan, Bayar Titipan PIC.
  2. Contoh: Nama Samsat Kota Semarang, Label Bayar BBN, Nominal Rp 650.000, via Non tunai, keterangan Bayar BBN unit Beat A/N Slamet Riyadi.
  3. Tekan Simpan.
Label untuk BKK
Label untuk BKK
Form BKK terisi
Form BKK terisi

3. Referensi transaksi dan batas sisa

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Label tertentu melunasi sesuatu, jadi form menawarkan referensi.

  1. Pilih Label Pengembalian Piutang Sementara. Muncul Referensi Transaksi dengan kotak cari no kontrak dan daftar transaksi.
  2. Pilih E2E-A/2026/kredit/0001. Keterangan di bawahnya: "Piutang sementara transaksi ini Rp 31.500.000. Nominal tidak boleh melebihi sisanya."
  3. Nominal Rp 40.000.000 ditolak server dengan pesan nominal (40000000) melebihi sisa pengembalian_piutang_sementara (31500000) di bawah kolom Nominal (pesan tampil apa adanya, tanpa format rupiah).
  4. Nominal Rp 10.000.000 tersimpan; nota tercatat sebagai pelunasan transaksi itu.
Nominal melebihi sisa
Nominal melebihi sisa
Nota dengan referensi tersimpan
Nota dengan referensi tersimpan

4. Referensi lain: piutang karyawan, HS Lebih Cair, HS Leasing

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Jenis referensi yang tersedia mengikuti label:

LabelReferensi
Pengembalian Piutang Sementara, Pengembalian Piutang Sementara TAC, Bayar Titipan PICTransaksi
Angsuran Piutang (BKM)Piutang Karyawan
Pengembalian Hutang Sementara (BKK)HS Lebih Cair atau HS Leasing (pilih Jenis Referensi)
  1. Label Angsuran Piutang: Referensi Piutang Karyawan menampilkan tanggal, nama, dan sisa (2026-10-08 — Joko Susilo · sisa Rp 2.500.000). Angsuran Rp 500.000 tersimpan.
  2. Label Pengembalian Hutang Sementara: muncul Jenis Referensi (HS Lebih Cair / HS Leasing). Pilih HS Lebih Cair, referensi E2E-A/2026/kredit/0001 — Slamet Riyadi · sisa Rp 750.000; nominal Rp 750.000 tersimpan.
  3. Referensi opsional ("Tanpa referensi"); dengan referensi nominal dibatasi sisa.
Picker Piutang Karyawan
Picker Piutang Karyawan
Angsuran piutang terisi
Angsuran piutang terisi
Jenis referensi
Jenis referensi
HS Lebih Cair terisi
HS Lebih Cair terisi

5. Penolakan isian

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Form kosong lalu Simpan: kolom yang salah bertanda merah dengan pesan Tanggal wajib diisi, Nama wajib diisi, Label wajib dipilih, Nominal harus lebih dari 0.

Validasi form kosong
Validasi form kosong

Penolakan server yang diamati lewat API (tidak ada tombol di layar):

PercobaanJawaban
Label bayar_bbn pada kategori BKM400 label bayar_bbn tidak berlaku untuk kategori_kas BKM
Nominal 0400 nominal harus lebih dari 0
Tanggal besok400 tgl tidak boleh melewati hari ini
ref_tipe tanpa ref_id400 ref_tipe dan ref_id harus diisi keduanya atau dikosongkan keduanya
Label tidak sah untuk referensi transaksi400 label penerimaan_lain_lain tidak sah untuk ref_tipe transaksi

6. Daftar dan filter

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Kolom: Tgl, Nama (dengan keterangan), Kategori, Label, Sub Label, Nominal, Via, Status Cetak, lalu Ubah dan Hapus. Filter: rentang tanggal, kategori kas, label (ikut kategori), status cetak (Belum dicetak / Sudah dicetak). Tabel lebih lebar dari kolomnya; Status Cetak dan Ubah/Hapus ada di kanan dan terlihat setelah tabel digeser.

Daftar lengkap dengan filter
Daftar lengkap dengan filter
Kolom kanan daftar
Kolom kanan daftar

Filter kategori BKK:

Filter BKK
Filter BKK

7. Cetak gabungan

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

  1. Saring Belum dicetak; centang nota yang dicetak (centang kepala tabel memilih semua nota belum dicetak di halaman). Tombol menjadi Cetak gabungan (3).
  2. Tekan Cetak gabungan; dialog: "Nota yang sudah dicetak terkunci: tidak dapat diubah atau dihapus. Cetak ulang lewat Riwayat cetak." Konfirmasi.
  3. Terbuka lembar cetak: kop cabang, tabel No, Tgl, Nama, Kategori, Label, Sub Label, Keterangan, Nominal, Total BKM dan Total BKK, serta "Dicetak 2026-10-10 oleh Rina Marlina". Contoh tiga nota BKK: total Rp 1.010.000.
Tiga nota dicentang
Tiga nota dicentang
Konfirmasi cetak gabungan
Konfirmasi cetak gabungan
Lembar cetak gabungan
Lembar cetak gabungan

8. Riwayat cetak dan cetak ulang

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

  1. Riwayat cetak menampilkan satu baris per cetakan: Tgl Cetak, Dicetak Oleh, Jumlah Nota, dengan filter tanggal cetak.
  2. Buka menampilkan lembar yang sama untuk dicetak ulang; riwayat tidak bertambah.
  3. Di daftar, nota yang sudah dicetak berstatus Sudah dicetak (bisa diklik ke lembarnya) dan hanya punya Lihat, tanpa Hapus. Form Lihat terkunci: "Nota ini sudah dicetak, tidak dapat diubah atau dihapus. Buka cetakan".
Riwayat cetak
Riwayat cetak
Cetak ulang
Cetak ulang
Nota terkunci di daftar
Nota terkunci di daftar
Form nota terkunci
Form nota terkunci

Penolakan di API untuk nota yang sudah dicetak:

PercobaanJawaban
Ubah nominal409 Nota sekunder sudah dicetak, tidak dapat diubah atau dihapus
Hapus409 Nota sekunder sudah dicetak, diubah, atau dihapus; muat ulang data
Masukkan ke cetakan baru409 Sebagian nota sekunder sudah dicetak

9. Role yang boleh dan yang tidak

Role: ADH (Sri Wahyuni), Kepala Cabang (Dewi Lestari); ditolak: Sales (Budi Santoso), Admin PDI (Agus Salim), SPV (Yusuf Hidayat), Kawil (Bambang Sutrisno)

ADH dan Kepala Cabang melihat daftar dengan Nota baru dan Cetak gabungan.

ADH
ADH
Kepala Cabang
Kepala Cabang

Sales, Admin PDI, SPV, dan Kawil tidak punya menu Nota Sekunder; bila /nota-sekunder diketik manual halaman menampilkan Tidak diizinkan.

Sales
Sales
Admin PDI
Admin PDI
SPV
SPV
Kawil
Kawil

API: GET /nota-sekunder oleh Kawil dan Admin PDI dijawab 403 Role kawil is not allowed here; POST oleh Sales dan SPV dijawab 403.

10. Insentif PIC Bulanan (rekap hutang PIC)

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Data: dua transaksi kredit lewat Federal International Finance dengan Hutang Titipan PIC Rp 100.000 dan Rp 250.000 pada Oktober 2026.

  1. Kategori BKK, Label Bayar Titipan PIC: Jenis Referensi menawarkan Transaksi atau Insentif PIC Bulanan.
  2. Pilih Insentif PIC Bulanan. Referensi Insentif PIC Bulanan menampilkan satu baris per bulan dan finco: Oktober 2026 — PT Federal International Finance · sisa Rp 350.000 (jumlah semua titipan PIC bulan itu).
  3. Nominal Rp 500.000 ditolak server: nominal (500000) melebihi sisa bayar_titipan_pic (350000).
  4. Nominal Rp 200.000 tersimpan. Saat form dibuka lagi, sisa pada baris yang sama menjadi Rp 150.000.
Jenis referensi Bayar Titipan PIC
Jenis referensi Bayar Titipan PIC
Picker Insentif PIC Bulanan
Picker Insentif PIC Bulanan
Melebihi sisa
Melebihi sisa
Sisa setelah pembayaran
Sisa setelah pembayaran

11. HS Leasing: pengembalian bertahap dan Penanda Pelunasan

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Data: HS Leasing dari Federal International Finance, Rp 5.000.000 (tanggal 2026-10-09).

  1. Kategori BKK, Label Pengembalian Hutang Sementara, Jenis Referensi HS Leasing. Picker memuat 2026-10-09 — PT Federal International Finance · sisa Rp 5.000.000.
  2. Sub Label terisi dan terkunci sistem: Pengembalian HS Leasing ("Diisi sistem untuk nota yang merujuk HS Leasing").
  3. Tahap 1 Rp 2.000.000 tersimpan. Pada form berikutnya sisa Rp 3.000.000.
  4. Tahap 2 Rp 3.000.000 melunasi sisa. Sistem otomatis menambah baris Pelunasan HS Leasing (lencana Penanda sistem, BKK, nominal Rp 0, non tunai, tanpa kotak centang dan tanpa Ubah/Hapus). Dibuka lewat alamatnya, form penanda tertulis "Penanda Pelunasan HS Leasing dibuat sistem, tidak dapat diubah atau dihapus."
  5. Tahap 2 diubah ke Rp 2.500.000: sisa Rp 500.000, penanda hilang dari daftar. Dikembalikan ke Rp 3.000.000, penanda muncul lagi.
  6. Tahap 2 dihapus (dialog Hapus): penanda ikut hilang, sisa kembali Rp 3.000.000.
Picker HS Leasing
Picker HS Leasing
Tahap 1
Tahap 1
Tahap 2 melunasi sisa
Tahap 2 melunasi sisa
Penanda Pelunasan terbit
Penanda Pelunasan terbit
Penanda tanpa aksi
Penanda tanpa aksi
Form penanda terkunci
Form penanda terkunci
Ubah tahap 2
Ubah tahap 2
Penanda hilang
Penanda hilang
Konfirmasi hapus tahap 2
Konfirmasi hapus tahap 2
Setelah hapus
Setelah hapus

12. Ubah dan hapus nota yang belum dicetak

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

  1. Pada baris nota belum dicetak ada Ubah dan Hapus (di kolom kanan).
  2. Ubah membuka form yang sama; Kategori Kas, cabang, dan referensi terkunci ("Hapus nota lalu catat ulang bila keliru"). Contoh: nominal Parkir Karyawan dari Rp 120.000 menjadi Rp 150.000 dan keterangan baru; Simpan kembali ke daftar dengan nilai baru.
  3. Hapus membuka dialog konfirmasi; setelah Hapus baris Salah Catat hilang dari daftar.
  4. Bila nota dicetak orang lain saat formnya terbuka (di demo: dicetak lewat API), Simpan ditolak dengan pesan merah "Nota sekunder sudah dicetak, tidak dapat diubah atau dihapus".
Tombol Ubah dan Hapus
Tombol Ubah dan Hapus
Form ubah
Form ubah
Hasil ubah
Hasil ubah
Konfirmasi hapus
Konfirmasi hapus
Setelah hapus
Setelah hapus
Simpan ditolak, sudah dicetak
Simpan ditolak, sudah dicetak

13. Pilih semua dan batas 100 nota per cetakan

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Data: 101 nota BKK tanggal 2026-09-20 (Massal 001–Massal 101).

  1. Daftar menampilkan 25 nota per halaman. Kotak centang di kepala tabel memilih semua nota belum dicetak di halaman itu; tombol menjadi Cetak gabungan (25).
  2. Pilihan bertahan antar halaman: centang kepala tabel di tiap halaman sampai halaman 5, tombol menjadi Cetak gabungan (101).
  3. Menekan tombol dengan 101 nota ditolak di layar dengan pesan "Maksimal 100 nota per cetakan"; tidak ada permintaan ke server.
  4. Satu nota dilepas (100 nota): dialog konfirmasi terbuka dan lembar cetak memuat 100 baris.

Di API batas yang sama ditegakkan oleh validasi daftar nota_sekunder_ids (1 sampai 100 id).

Pilih semua pada satu halaman
Pilih semua pada satu halaman
101 nota dipilih
101 nota dipilih
101 ditolak
101 ditolak
Konfirmasi 100 nota
Konfirmasi 100 nota
Lembar 100 nota
Lembar 100 nota

14. Dari status Sudah dicetak ke lembar cetak

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Filter Sudah dicetak: lencana hijau Sudah dicetak pada tiap baris adalah tautan; menekannya membuka lembar cetak yang memuat nota itu.

Lencana Sudah dicetak
Lencana Sudah dicetak
Lembar yang dibuka
Lembar yang dibuka

15. Superadmin lintas cabang

Role: Superadmin (Hendra Wijaya)

  1. Daftar memuat nota semua cabang, dengan filter Semua cabang dan kolom Cabang (kolom terakhir, terlihat setelah tabel digeser).
  2. Form Nota Sekunder Baru punya field Cabang yang tidak ada untuk role lain; dikosongkan lalu Simpan ditolak "Cabang wajib dipilih".
  3. Cetak gabungan nota cabang A dan B menghasilkan lembar tanpa kop cabang; kolom Cabang ditambahkan per baris.
Daftar lintas cabang
Daftar lintas cabang
Kolom Cabang
Kolom Cabang
Field Cabang pada form
Field Cabang pada form
Cabang wajib
Cabang wajib
Lembar lintas cabang
Lembar lintas cabang

Temuan

Tidak didemokan

Catatan teknis