Demo Tirto / Transaksi

Demo — Transaksi

Modul Transaksi (menu Nota) adalah order final penjualan unit. Sales atau Admin H1 membuat tahap awal (pelanggan, unit, tipe pembayaran); Kepala Cabang, SPV, atau ADH melengkapi harga dan syarat kredit; SCP diklaim dari MPM; transaksi bisa dibatalkan dan unitnya kembali tersedia. Pembuatan Nota Cetak dan Nota Sekunder tidak dicakup di sini. Gambar diambil dari data uji (database terpisah, Cabang E2E A, 2026-10-10).

Cara membaca gambar

Akun yang dipakai

RoleNamaUsernameDipakai di alur
SalesBudi Santosoe2e_sales1, 2, 4, 8
Admin H1Rina Marlinae2e_admin_h13
Kepala CabangDewi Lestarie2e_kepala_cabang5, 6, 7, 8, 11, 12
SPVYusuf Hidayate2e_spv5, 8
ADHSri Wahyunie2e_adh5
KawilBambang Sutrisnoe2e_kawil9, 10, 11
SuperadminHendra Wijayae2e_superadmin10
Admin PDIAgus Salime2e_admin_pdi9

Siapa boleh apa

KegiatanRole
Membuat transaksi (tahap awal)Superadmin, Kepala Cabang, Admin H1, Sales, SPV, ADH
Melengkapi (delivery man, tgl kirim, harga, DP, angsuran, tenor, leasing, KDS)Superadmin, Kepala Cabang, SPV, ADH
SCP (nominal dan tandai selesai)Superadmin, Kepala Cabang, Admin H1, SPV, ADH
Membatalkan transaksiSuperadmin, Kawil, Kepala Cabang, SPV, ADH
Melihat daftar dan detailSuperadmin, Kawil, Kepala Cabang, Admin H1, Sales, SPV, ADH

Admin PDI tidak punya akses Transaksi. Cakupan data mengikuti role: Sales satu cabangnya, Kawil cabang wilayahnya.

Alur satu halaman

Pelanggan skor 100%  ->  Transaksi Baru (unit + tipe)  ->  Lengkapi (harga/DP/angsuran)  ->  SCP  ->  Nota (agen lain)
                                |                                    |
                       Booked, unit ikut Booked            Batalkan: Batal, unit Tersedia lagi

1. Diblokir bila data pelanggan belum lengkap

Role: Sales (Budi Santoso)

  1. Buka Nota → Transaksi → Transaksi baru. Cari dan pilih pelanggan (nama, telepon, atau NIK).
  2. Pelanggan dengan skor di bawah 100% (di demo: Wahyu Nugroho, 17%) langsung diberi peringatan merah yang menyebut field yang kosong, dengan tautan Lengkapi data.
  3. Bila tetap disimpan, server menolak: "Data pelanggan belum lengkap: nama_stnk, nik, email, ...".
Peringatan belum lengkap
Peringatan belum lengkap
Ditolak server
Ditolak server

2. Transaksi tunai (cash)

Role: Sales (Budi Santoso)

  1. Pilih pelanggan dengan skor 100% (Slamet Riyadi). Daftar Unit berisi unit tersedia di cabang pelanggan dan unit yang sedang dibooking pelanggan itu.
  2. Pilih Unit, Tipe Pembayaran = Tunai. Kelengkapan Unit dan Nama Surveyor opsional. Tipe pembayaran menjadi bagian no kontrak dan tidak dapat diubah.
  3. Simpan. Detail terbuka dengan no kontrak dibuat otomatis, mis. E2E-A/2026/tunai/0002 (kode cabang / tahun / tipe / urutan), status Booked.
  4. No kontrak tidak muncul sebagai pratinjau di form; formnya hanya menyebut "No kontrak, tanggal, dan cabang diisi otomatis". Urutan dihitung per cabang per tahun lintas tipe.
  5. Sales melihat bagian Lengkapi Transaksi terkunci (hanya baca).
Form tunai
Form tunai
Detail tunai
Detail tunai

3. Transaksi kredit

Role: Admin H1 (Rina Marlina)

Sama seperti alur 2, dengan Tipe Pembayaran = Kredit. Muncul kolom Finco (wajib untuk kredit). Ringkasan detail menampilkan Finco. Admin H1 juga hanya membaca bagian Lengkapi. Kolom Sales pada ringkasan berisi pembuat transaksi (di sini Rina Marlina).

Form kredit
Form kredit
Detail kredit
Detail kredit

4. Transaksi KDS

Role: Sales (Budi Santoso)

Tipe Pembayaran = KDS: tanpa Finco. Nomor kontrak berakhiran /KDS/0004.

Form KDS
Form KDS

5. Melengkapi field lanjutan

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari), SPV (Yusuf Hidayat), ADH (Sri Wahyuni)

Kelompok yang tampil mengikuti tipe pembayaran:

TipeKelompok
TunaiPengiriman, Harga
KreditPengiriman, Harga, Uang muka & angsuran, Leasing
KDSPengiriman, Harga, Uang muka & angsuran, KDS

Tekan Simpan; muncul "Data transaksi disimpan". Pada KDS, bagian Jadwal Angsuran KDS muncul di bawahnya (membutuhkan tenor dan angsuran terisi lebih dulu).

Tunai oleh Kepala Cabang:

Lengkapi tunai
Lengkapi tunai
Tersimpan
Tersimpan

Kredit oleh SPV:

Lengkapi kredit
Lengkapi kredit

KDS oleh ADH:

Lengkapi KDS
Lengkapi KDS

6. SCP

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari); Admin H1, SPV, ADH juga boleh

  1. Di bagian SCP isi Nominal SCP (di demo Rp 500.000); Simpan nominal menyimpan tanpa menyelesaikan.
  2. Pilih pembayaran (Non tunai / Tunai), tekan Tandai selesai; dialog mengonfirmasi bahwa Nota SCP langsung diterbitkan dan nominal terkunci. Tombol ini butuh unit pada transaksi dan nominal di atas 0.
  3. Setelah selesai nominal terkunci, dan Nota SCP muncul di tabel Nota Cetak (status Approve, Rp 500.000). Koreksi dilakukan dengan membatalkan Nota SCP.
SCP nominal
SCP nominal
Konfirmasi
Konfirmasi
SCP selesai
SCP selesai

7. Daftar Transaksi dan filter

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

Kolom: Tgl, No Kontrak, Pelanggan, Unit, Tipe, Status, Sales. Filter: no kontrak, status, tipe pembayaran, rentang tanggal (dan cabang untuk Superadmin atau Kawil dengan banyak cabang). Baris dari Indent Real belum punya unit: kolom Unit memuat "Belum ada unit · no indent".

Daftar
Daftar
Filter tipe Kredit
Filter tipe Kredit

8. Pembatalan dan efeknya ke unit

Role: SPV (Yusuf Hidayat); Sales tidak boleh

  1. Sales membuka detail: tombol Batalkan transaksi tidak ada.
  2. SPV membuka detail, tekan Batalkan transaksi; dialog: "Unit kembali tersedia dan booking-nya dibatalkan. Nota yang sudah terbit tidak berubah."
  3. Setelah Batalkan: status Batal, seluruh data hanya dibaca, toast "Transaksi dibatalkan, unit kembali tersedia".
  4. Di Motor → Stok Motor unit transaksi batal kembali Tersedia; unit transaksi lain masih Booked.
Sales tanpa tombol
Sales tanpa tombol
Konfirmasi
Konfirmasi
Batal
Batal
Stok motor
Stok motor

9. Kawil dan Admin PDI

Kawil
Kawil
Admin PDI
Admin PDI

10. Pembatalan oleh Kawil dan Superadmin (dieksekusi di UI)

Role: Kawil (Bambang Sutrisno), Superadmin (Hendra Wijaya)

  1. Buka detail transaksi berstatus Booked, tekan Batalkan transaksi; dialog konfirmasi menyebut "Unit kembali tersedia dan booking-nya dibatalkan. Nota yang sudah terbit tidak berubah."
  2. Tekan Batalkan. Hasil: berhasil untuk keduanya. Status berubah Batal, keterangan di atas halaman "Transaksi batal: data hanya dapat dibaca, dan hanya nota pengembalian pesanan yang masih dapat dibuat", tombol Batalkan hilang, semua field terkunci. Tidak ada pesan penolakan.
  3. Pada transaksi batal, bagian Nota Cetak tetap menampilkan tombol Generate nota (dibatasi hanya untuk nota pengembalian pesanan menurut keterangan di layar; tidak didemokan).

Kawil membatalkan transaksi KDS:

Kawil konfirmasi
Kawil konfirmasi
Kawil hasil
Kawil hasil

Superadmin membatalkan transaksi tunai:

Superadmin konfirmasi
Superadmin konfirmasi
Superadmin hasil
Superadmin hasil

11. Transaksi Terkirim

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari), Kawil (Bambang Sutrisno)

Transaksi tunai E2E-A/2026/tunai/0002 disiapkan lewat API: Delivery Man dan Tgl Kirim terisi (alur 5), lalu Nota Surat Jalan diterbitkan (status Approve). Hasil di UI:

  1. Status berubah Terkirim (daftar dan detail). Tabel Nota Cetak memuat baris Surat Jalan (Netral, Approve).
  2. Tombol Batalkan transaksi nonaktif untuk Kepala Cabang dan Kawil, dengan keterangan "Sudah terkirim — batalkan Nota Surat Jalan dulu."
  3. Transaksi Terkirim tetap bisa diedit di bagian Lengkapi oleh Kepala Cabang (tombol Simpan masih ada); untuk Kawil terkunci seperti biasa.
Detail Terkirim
Detail Terkirim
Daftar
Daftar
Kawil, pembatalan terblokir
Kawil, pembatalan terblokir

12. Transaksi dari Indent Real (tanpa unit)

Role: Kepala Cabang (Dewi Lestari)

Transaksi dibuat otomatis oleh Indent Real (data disiapkan ADH lewat API). Di detail:

Detail transaksi Indent Real
Detail transaksi Indent Real

Tidak didemokan

Catatan